Ocehan Perindu
11:50 PMdalam dentang dua belas malam tak bernada
ada yang merindu dalam diam
memampatkan tangis agar tak ledak seperti lalu
agar tak candu setiap haru
melihatmu baik-baik saja
aku bahagia
bohong
aku tidur dalam tanya
memang tak pernah ada aku terukir dalam pikirmu
ketika rasa menggumpal jadi kata yang kulempar padamu
kamu diam, bingung
lalu menutup pintu
yang lalu tak bisa taklukan hatimu
tangisku tak pernah terlihat olehmu
hanya kamu yang berubah
hanya kamu yang menjauh
dalam jarak yang terlalu jauh untuk dapat mencium aromamu
kamu tersenyum
manis, selalu
tapi kali ini terlalu jauh
ah, bukankah kamu tahu mataku tak sanggup menatap objek yang terlalu jauh
hatiku pun sama
waktunya sudah habis
tak bisa dibawa kembali
oh ya, aku lupa sudah berjanji untuk melupakanmu

0 comments