Yang Berlalu Dalam Tanda Tanya
9:28 PM
ini sudah lewat beberapa bulan
puluhan hari
ribuan menit
jutaan detik
terakhir kali
aku dan kamu
berbicara berdua
lebih dari 5 menit
lebih dari sekadar tanya
tanyaku dijawab dingin olehmu
seperti angin yang merubuhkan pepohonan
lirih tapi terlalu sakit untuk bisa mengatakan
"aku baik-baik saja"
begitu saja
kau menyudahinya
mengantarku kembali
pada rumahku pada sendiriku
tanpa ekspresi
seperti biasa
tapi tidak biasa untuk malam itu
kemudian tak ada kata
hanya tangis dalam hati
yang membuncah saat pintu kamar tertutup
kau biasa saja
seolah tak ada apa-apa
seolah kita masih ada
sedangkan aku
masih dikepung tangis
diselimuti tanda tanya
waktu berlalu
kita bertemu
tak sesering dulu
hanya tertunduk malu-malu
malah saling membisu
lalu tersenyum tersipu
terbungkus ragu
untuk menanyakan hal itu
hingga detik ini
aku masih memikirkannya
masih menanyakannya
masih mencintainya
masih berharap padanya
masih berdoa untuknya
aku sudah mencoba
menyingkirkan riak-riak rasa antara kita
mencari yang lebih baru
yang bisa menjawab tanda tanya
yang masih melekat di hatiku
di pikiranku
tapi tak bisa
aku terlalu takut
untuk jatuh lagi seperti padamu
aku masih menyimpan tanda tanya
siapa tahu kau tiba-tiba datang mengambilnya
seperti remah-remah hatiku
yang masih melekat di jiwamu
*teruntuk sahabatku yang sering menularkan kegalauan : M.R.W.*

0 comments