Resume Kita

8:53 PM

aku ingin mengulangnya dari awal

saat aku memasuki ruangan yang menyekap rasa antara kita
aku ingin mengulang dari awal
saat aku terduduk memandangi setiap kepala

aku mencari yang lain
yang sebelumnya sering kuajak bicara di dunia maya
mataku begitu saja menatap sosokmu
tak jelas memang
tapi cukup baik untuk melihat pancarmu
"oke"
aku berkomentar singkat
dalam hati
tak ada yang bisa dengar
hanya itu saja
singkat

aku terperangkap dalam rasa dengan yang lain
yang sebenarnya tak boleh ku taruh rasa
tapi masih memandangimu
"oke"
itu saja

aku berkelana menyambangi hati-hati yang lain
yang ingin kuketuk
lalu terbersit tidak di pikirku
kemudian mundur pelan-pelan

dalam perjalanan itu
kamu sering ada di sampingku
tapi aku tak terlalu peduli
dan memutuskan berlalu
terkadang aku menaruh kagum
melihatmu melambaikan tangan ketika aku melamun
cukup memunculkan senyum tipis di bibirku
"manis"
pikirku setiap kamu lakukan hal itu

kemudian kita terpenjara dalam sandiwara yang dibuat sendiri oleh kita
sebuah permainan yang berasal dari candaan seorang sahabatmu
kita mengikutinya
seperti orang bodoh
bukan kamu
tapi aku
yang akhirnya terbawa sandiwara dan terantuk dalam permainan
aku jatuh cinta
kamu masih belum merasakannya

aku tak tahan terkepung dalam rasa itu sendiri
lalu mengajakmu menikmatinya
dengan bodoh
dengan berbekal puisi yang tak bisa kamu mengerti
aku mengaku
tidak
aku bertanya padamu
"haruskah kuhapus atau lanjutkan saja?"
lalu kau jawab dengan deretan huruf yang kurasa ada kedewasaan di dalamnya
"hapus saja. aku tak mau membuatmu kecewa. aku sudah berjanji ke diri sendiri untuk tidak memulai hubungan sampai benar-benar siap. aku punya tanggung jawab yang besar terhadap keluarga nantinya."

aku terima alasanmu
menghapusnya
berterima kasih atas jawabanmu yang cukup menenangkanku
aku tersenyum
tangisku jatuh dalam diam
terlalu sakit

kamu berubah sejak itu
lebih murung dari biasanya
aku.. lebih parah lagi
menangis diam-diam
entah kamu tahu atau tidak

seminggu berlalu
"aku tak bisa menghapusmu"
"lalu apa yang harus kulakukan agar kamu bisa?"
"izinkan aku.. tiga minggu ini.. menyukaimu"
"kamu boleh menyukaiku"

tiga minggu ini
tiga minggu saja
kita habiskan dalam diam
dalam rasa
biar kita saja yang tahu
biar kita saja yang rasa

setelah tiga minggu ini berakhir
boleh aku meminta perpanjangan kontrak?

You Might Also Like

0 comments

Popular Posts

Like us on Facebook

Flickr Images

Subscribe